![]() |
Andì Rosman memberikan sambutan Sebelum sholat id |
WAJO, INFOCHANELNASIONAL.COM--Pemerintah Kabupaten Wajo bersama masyarakat umat Islam di Kota Sengkang melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446H/2025M pada tanggal 31 Maret 2025 yang bertempat di Lapangan Merdeka di depan Masjid Agung Umul Quraa Kota Sengkang yang dihadiri Bupati Wajo H. Andi Rosman dan Wakil Bupati Wajo dr. H. Baso Rahmanuddin, Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Kapolres Wajo dan sejumlah pejabat teras Kabupatem Wajo serta segenap kaum muslimin dan muslimat yang jumlahnya membludak.
Sebelum pelaksanaan Sholat Id didahului dengan kata sambutan Bupati Wajo yang mengemukakan kepada seluruh masyarakat Wajo agar menjaga ketertiban dan kebersihan serta keamanan.
" Mari kita satukan hati memperkuat silaturahmi demi terwujudnya Wajo Merdeka, maju, religius, bermartabat dan berkeadilan sebagaimana konsep tatanan Rasulullah menjadi hamba yang bertaqwa, saling mudah memaafkan," tuturnya
Dia melanjutkan bahwa Pemerintah Daerah saat ini sesuai visi dan misinya untuk lima tahun ke depan diprogramkan yakni peningkatan jalan, pelayanan kesehatan, pembangunan sumberdaya manusia, pembinaan generasi muda, pembangunan desa, peningkatan kebersihan lingkungan, pelayanan publik yang berbasis digital, ungkapnya
Setelah selesai Sholat Id dilanjutkan dengan khotbah yang berjudul Cahaya Ramadhan dan bakti sejati jepada orang tua. Bertindak sebagai Khatib adalah Dr. H. Basnang Said, S.Ag, M.Ag Direktur Pesantren Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI mengemukakan panjang lebar bahwa Bulan Ramadhan yang telah kita lalui bukan sekedar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa adalah madrasah bagi jiwa kita.
Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan dan pengendalian diri. Bahwa selama sebulan penuh, kita menahan diri dari hal-hal yang halal demi ketaatan pada Allah agar kita semakin sadar bahwa kehidupan ini bukan hanya tentang memenuhi keinginan, tetapi untuk menggapai ridha-Nya.Yang lebih penting, apakah nilai nilai ini akan tetap dibawa setelah Ramadhan berakhir. Jadi tujuan akhir dari puasa ini untuk menjadi insan yang bertaqwa, dan lebih peka terhadap kewajiban-kewajiban kita, termasuk kewajiban terhadap kedua orangtua, tandasnya. (Arief)